Home Peristiwa Potensi Laka Lantas dan Pelanggaran Th. 2018 Menurun, Dibanding Th. 2017

Potensi Laka Lantas dan Pelanggaran Th. 2018 Menurun, Dibanding Th. 2017

36

Bojonegoro – Di ungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS, SH., SIK., MH terkait Operasi Zebra 2018 lewat Mediapantura.com ini, potensi laka lantas dan pelanggaran lalu lintas cenderung menurun dari pada tahun 2017, penurunan tersebut, terlihat dari hasil data anev pelaksanaan Operasi Zebra 2018 dengan Operasi Zebra 2017.

Dari data anev Operasi Zebra, potensi adanya kecelakaan lalu lintas cenderung menurut yaitu tahun 2018 hanya terdapat 1 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban 1 luka ringan dan kermat Rp 500.000. Sedang pada tahun 2017 terdapat 35 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan rincian 4 korban meninggal dunia, 2 korban luka berat dan 47 luka ringan serta kermat Rp24.465.000,-

“Untuk tahun 2018, tercatat hanya terjadi 1 kejadian laka lantas dan hanya ada 1 korban luka ringan”, ungkap Kasat Lantas pada Rabu (14/11/2018)

Kasat Lantas juga menambahkan, untuk pelanggaran aturan lalu lintas, selama pelaksanaan Operasi Zebra 2018 anggota dilapangan saat menggelar razia kendaraan telah memberikan sanksi tilang sebanyak 2.468 perkara dan 150 diberikan teguran, sedangkan untuk tahun 2017 telah memberikan sanksi tilang sebanyak 3.176 perkara dan 229 diberikan teguran.

Selain itu, dari pengguna kendaraan roda dua jenis pelanggaran seperti melanggar marka rambu, tidak membawa surat berkendara dan kelengkapan berkendara masih mendominasi pelanggaran tertinggi dalam pelaksanaan Operasi Zebra 2018 yaitu sebanyak 1.067 perkara, sedang pengendara dibawah umur sebanyak 971 perkara, dilanjut untuk pelanggaran tidak menggunakan helm berstandar SNI, sebanyak 89 perkara dan yang paling sedikit pelanggaran arus lalu lintas sebanyak 77 perkara.

Kemudian untuk pengendara roda empat, yang tidak menggunakan safety belt masih mendominasi dengan pelanggaran sebanyak 204 perkara, pelanggaran marka rambu serta tidak membawa surat berkendara sebanyak 48 perkara, untuk pengendara yang melawan arus terdapat 14 perkara.

Dengan mengalami penurunan jumlah potensi kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran aturan lalu lintas dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Zebra 2017 tahun lalu, Kasat Lantas mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bojonegoro yang telah tertib terhadap aturan lalu lintas, selama pelaksanaan Operasi Zebra 2018 di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

“Menurunnya jumlah pelanggaran laka lantas tahun ini, masyarakat Bojonegoro saat ini lebih taat hukum. Dan lebih terpenting lagi yaitu sangat memperhatikan faktor keselamatan saat berkendara”, pungkas Kasat Lantas. (Gok/MP)