Home Politik|Pemerintahan Polres Bojonegoro Gelar Simulasi Penanganan Keamanan Pilkades Tahap III

Polres Bojonegoro Gelar Simulasi Penanganan Keamanan Pilkades Tahap III

4

Bojonegoro, mediapantura.com – Simulasi sistem pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang III 2020 digelar. Terutama untuk pengamanan masa pentahapan Ops Mantap Praja Angling Dharma 2020 dan di tempat pemungutan suara (TPS).

Simulasi yang digelar di alun alun Kabupaten Bojonegoro, digelar bersama sama jajaran TNI Polri, Pemerintah Daerah dan Instansi terkait. Tujuan diadakannya simulasi pengamanan saat Pilkades guna mengantisipasi terjadinya kerawanan saat Pilkades gelombang III yang akan dilaksanakan serentak di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada 19 Pebruari 2020 mendatang.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan, SIK MH menjelaskan bahwa simulasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran serta melatih kepada para personel Polres Bojonegoro yang nanti terlibat dalam kegiatan pengamanan Pilkades di tiap TPS. Sehingga jika terjadi sesuatu hal maupun gangguan kamtibmas pada saat pelaksanaannya, tiap anggota sudah mengerti harus bertindak seperti apa.

“Semoga pada saat pelaksanaannya nanti, berjalan dengan lancar, aman, damai dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi awak media ini, Jumat(17/1/2020).

Skenario simulasi tersebut, menceritakan massa pendukung salah satu peserta Pilkades lantaran tidak puas dengan hasil rekapitulasi yang telah digelar oleh panitia Pilkades. Di tiap TPS pengamanan yang terdiri dari TNI-Polri dibantu Linmas.

Sementara itu, menurut Kapolres Bojonegoro, bahwa dalam simulasi pengmanan Pilkades ini kita latihkan SOP dan cara bertindak dalam setiap tahapan Ops Mantap Praja Angling Dharma, kita latihkan dengan Over Estimate, lebih baik mandi keringat di medan latihan daripada mandi darah di medan operasi sehingga anggota akan terlatih dalam menghadapi ancaman dan gangguan situasi yang terus dinamis,” kata Kapolres Bojonegoro.

“Kami harapkan selama pengamanan nanti, semua personil bisa menjalankan sesuai dengan SOP, tugas pokok dan fungsinya. Sehingga, pilkades gelombang III bisa berjalan dengan aman, lancar dan damai,” pungkasnya.(red)