Home Politik|Pemerintahan Persulit Izin Pasar Warga Ngampel Demo ke Pemkab

Persulit Izin Pasar Warga Ngampel Demo ke Pemkab

5

Bojonegoro, mediapantura.com – Ratusan warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas melakukan demo di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Rabu (14/8). Hal itu dilakukan lantaran mereka menganggap Bupati Bojonegoro mempersulit ijin Bangun Guna Serah Pasar Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.

Sekitar 100 warga menyampaikan orasinya persis didapan gerbang masuk Gedung Pemkab Bojonegoro. Aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian serta Satpol PP.

Kepala Desa Ngampel Pudjianto yang ikut dalam demo itu mengatakan pihaknya bersama warga meminta kejelasan dari Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah tentang ijin tersebut. Sebab, ijin bagun guna serah Pasar Desa adalah menjadi kewenangan bupati sebagai persetujuan atas usaha pemanfaatan tanah desa.

“Yang prosedurnya pemanfaatannya telah diatur dalam peraturan Menteri dmDalam Negeri nomor 1 tahun 2016,” katanya.

Selain itu, pembangunan pasar itu bertujuan untuk menyediakan tenpat usaha permanen yang sekaligus membuka lapangan kerja atau usaha baru bagi warga Ngampel dan sekitarnya. Sebab, sumber minyak bumi yang berada di Desa Ngampel dan di eksploitasi oleh negara, suatu saat akan habis oleh karenanya perlu ada hal pembangunan pasar.

Sebelumnya pada 1 Agustus 2018 Kepala Desa Ngampel telah mengajukan surat peemohonan ijin mendirikan bangunan bangunan (IMB) dan Ijin Bangun Guna Serah Pasar Desa Ngampel ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Bojonegoro, namun hingga belum juga terbit.

“Itinya kami berharap ijin guna serah pasar Desa Ngampel segera diterbitkan. Kalau tidak kami akan menggelar demo lagi yang lebih besar. Kalau tidak ditanggapi kami akan menutup jalan pengeboran minyak di Desa Ngampel. Kalau tetap tidak ditanggapi kami akan mengadu ke Pak Jokowi karena ini termasuk mempersukit perijinan,” terangnya. (top/waf)