Home Peristiwa Momentum Dirgahayu RI Ke 76, Disdik Dan PMI Gelar Donor Darah

Momentum Dirgahayu RI Ke 76, Disdik Dan PMI Gelar Donor Darah

15

Reporter: Ahmad Fauzi

Bojonegoro, mediapantura.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Melalui Unit Donor Darah (UDD) mengajak tenaga dan institusi pendidikan di kabupaten Bojonegoro melaksanakan donor darah untuk memenuhi kebutuhan Stok Darah yang ada di Seluruh Rumah Sakit yang ada di kabupaten Bojonegoro

Hal ini diutarakan oleh Dr. Imam Selaku Direktur UDD PMI kabupaten Bojonegoro saat di Temui Awak Media , Jum’at (30/07/2021) di Kantor UDD PMI kabupaten yang menjelaskan bahwa pihaknya dalam Rangka momentum Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 76 berharap pada seluruh Tenaga Pendidik dan Kependidikan bisa mengikuti kegiatan Donor Darah yang sudah di jadwalkan bersama dinas pendidikan kabupaten Bojonegoro Selama Bulan Agustus.

Menurut dia, pandemi COVID-19 memberi dampak terhadap ketersediaan darah khususnya di kabupaten Bojonegoro.

Untuk itu, ia mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro yang sudah berupaya membantu pihak UDD PMI kabupaten Bojonegoro dalam pemenuhan darah melalui donor yang diadakan kalangan pendidikan tersebut.

Sementara itu di Tempat Terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Lasiran M, Pd mengataka bahwa dengan adanya aksi donor darah di kalangan Pendidik maupun tenaga pendidikan bisa menumbuhkan kepedulian sosial antar sesama, membudayakan pola hidup sehat dan menguatkan solidaritas tenaga pendidik, pelajar, dan orang tua murid.

“Jadikan kegiatan donor darah ini sebagai tradisi untuk beramal baik,” ujar pria yang pernah menjabat Sebagai Kepala SMPN 1 Bojonegoro.

Sekdin juga mengharapkan donor darah dari kalangan pendidikan itu nantinya bisa sebagai motor penggerak bagi instansi lain dalam mendukung kebutuhan stok darah di PMI kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan positif ini bisa diperluas dengan mengkampanyekan dan ikut serta dalam kegiatan Donor Darah yang sudah kita jadwalkan di seluruh Korwil Disdik Se kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya.(af)