Home Peristiwa Mahasiswi Cantik Prodi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan Gelar Temu Lapangan

Mahasiswi Cantik Prodi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan Gelar Temu Lapangan

71

Reporter: Ahmad Fauzi

Bojonegoro, mediapantura.com – Mahasiswi cantik asal Kabupaten Bojonegoro yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Program Studi Penyuluhan Perikanan memberikan kegiatan temu lapang dan peresmian Wahana Edukasi Larva Hematia illucens (Magot) Sebagai alternatif pakan ikan Pokdakan Sidomulyo Desa Ngunut Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro

Acara juga dihadiri oleh instansi terkait dari Perwakilan Kelompok Pembudidaya se Kecamatan Dander, Praktisi Magot, Perangkat Desa Ngunut, Penyuluh Perikanan Kecamatan Dander, Penyuluh Perikanan se Kabupaten Bojonegoro, serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro.

Kurnia menyampaikan materi mengenai budidaya magot dan manfaat penggunaan magot sebagai altenatif pakan ikan dan hasil pengaplikasiannya pada ikan lele. Kegiatan difokuskan pada diskusi dan sharing mengenai penerapan alternatif pakan ikan tersebut.

Ia berharap dengan adanya kegiatan Temu lapang ini dapat mempertemukan para Pembudidaya Ikan, peneliti (Taruna Praktik Akhir), Penyuluh Perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Desa, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk dapat berbagi informasi dan membahas teknologi inovasi alternatif pakan ikan hasil pengkajian, serta kemungkinan penerapan selanjutnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perikanan ( Wiwik Sulistyo S.Pt, MM) melakukan pembukaan acara sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Budidaya Ikan Sido Mulyo dan Penyuluh Perikanan Kecamatan Dander (Wisnu Anggoro S. Pi) serta ucapan terima kasih kepada Taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Kurnia Desy Arimukti) atas inisiasinya berupa terbentuknya Wahana Edukasi Budidaya Magot Pokdakan Sido Mulyo sehingga menjadi satu-satunya kelompok pembudidaya ikan yang memiliki Wahana Edukasi Budidaya Magot di Kabupaten Bojonegoro.

“Diharapkan dengan mengembangkan pakan alternatif Magot, pembudidaya ikan tidak bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan,” ungkapnya.

Nampak pantauan awak Media di lokasi kegiatan Hari Senin (7/06/2021) kegiatan ini juga di rangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman pengelolaan budidaya magot dan peresmian Wahana Edukasi Budidaya Larva Hermetia illucens (Magot) sebagai alternatif pakan ikan Kelompok Budidaya Ikan Sido Mulyo Desa Ngunut Kecamatan Dander. Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis dengan penabuhan gong oleh Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Kemudian acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi budidaya magot Pokdakan Sido Mulyo.(af)