Home Politik|Pemerintahan KH. Abdul Matin Jawahir : Organisasi NU Adalah Organisasi Besar,...

KH. Abdul Matin Jawahir : Organisasi NU Adalah Organisasi Besar, Maka Saling Komunikasi Dengan Baik

30

mediapantura.com, Bojonegoro  –  Guna perkokoh Jam’iyah dan Jamaah Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro gelar Musyawarah Kerja Cabang (Musykercab), Minggu (26/6/2022).

Dengan mengangkat tema “Memperkokoh Jam’iyah dan Jamaah Menuju NU Mandiri NU Bermartabat” musyker ini digelar di Hall Hasyim Asy’ari Kampus UNU Sunan Giri Bojonegoro.

Wakil Pengurus Wilayah PWNU Jawa Timur KH. Abdul Matin Jawahir dalam arahannya menyampaikan bahwa kebersaran Islam ala Ahlusunnah Wal Jamaah harus diikat dalam satu organisasi, “Organisasi itu tak lain adalah Nahdlatul Ulama,” tegas KH. Abdul Matin Jawahir.

Untuk itu, lanjut KH. Abdul Matin Jawahir, dalam berkhidmad di Nahdlatul Ulama jika ada permasalahan baik yang mendasar maupun permasalahan yang sifatnya membahayakan metode yang harus ditempuh adalah bertabayyun terlebih dahulu.

“Organisasi NU adalah organisasi besar, maka saling komunikasi dengan baik adalah cara agar NU tetap berdiri kokoh ilaa yaumil qiyamah,” ucap KH. Abdul Matin Jawahir.

KH. Abdul Matin Jawahir juga berpesan dalam musykercab kali ini agar tidak meninggalkan kebutuhan masyarakat luas yakni terkait kebutuhan dalam sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan serta teknologi.

“Semoga Musyker ini membawa manfaat serta membawa program yang baik demi kebesaran Islam dan Nahdlatul ulama,’ pungkas KH. Abdul Matin Jawahir.

Sementara itu, bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah dalam sambutannya mengatakan bahwa Jam’iyah tanpa jamaah bagaikan rumah besar tapi tak berpenghuni, Sedangkan jamaah tak berjam’iyah bisa dipastikan tidak ada ikatan ideologi dalam beragam.

“Maka tidak bisa dipisahkan antara jam’iyah dan jamaah,” ucap Bupati Anna.

Bupati juga menuturkan bahwa satu abad NU, sebagai jam’iyah dan jamaah semakin matang dan mapan, sumberdaya manusia juga semakin mapan, untuk itu perlu penyiapan SDM yang baik dan berkualitas agat dapat secara bersama – sama menebar manfaat untuk umat.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Musykercab ini, kami berharap Musykercab bisa sejalan dengan RPJMD pemkab bojonegoro dengan tujuan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat,” tungkas Bupati.

Sementara itu, dr. Kholid Ubaid ketua PC NU Bojonegoro dalam sambutannya menyampaikan pesan pendiri NU yakni KH. Hasyim Asy’ari bahwa, Nu di dirikan sebagai jam’iyah dan jamaah dengan selalu mematuhi aturan yang berlaku.

“NU memerlukan sumbagan, tenaga serta pikiran para jamaah yang handal. Ini berarti ada pesan tersirat agar kita bertanggung jawab untuk membawa Nu bermartabat,” tegas dr. Kholid Ubaid.

Nahdlatul Ulama, lanjut dr. Kholid Ubaid, sudah mendapat simpatisan dari masyarakat, karena NU sudah sejak lama berhidmad kepada masyarakat baik dalam sektor ekonomi sosial maupun kebangsaan dan keagamaan.

“Untuk itu, mari kita bersatu padu, saling bahu membahu membawa NU sebagai Jam’iyah dan Jamaah yang bermartabat, Kunci menuju nu bermartabat adalah dengan bersatu,” tungkas dr. Kholid Ubaid. (bur/red)