Home Politik|Pemerintahan Jelang Penyaluran Program BPNT, Tri Astuti Gelar Rapat Dengan Dinsos Pemberdayaan...

Jelang Penyaluran Program BPNT, Tri Astuti Gelar Rapat Dengan Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Anak

27

Reporter : Ahmad Fauzi

Tuban, mediapantura.com – Guna memastikan Seluruh tahapan rencana penyaluran sejumlah program bantuan yang ada di kabupaten Tuban Pihak DPRD kabupaten Tuban Melalui Komisi 4 Mengadakan Rapat kerja, di ruang kerja Plt. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Plt. Kepala Dinas Sosial , pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Joko Sarwono, Sekretaris Dinas Emanuel SY, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tuban, Tri Astuti dan anggota komisi, Rabu (13/01/2021).

Tri Astuti menjelaskan bahwa di awal tahun 2021 tepatnya tanggal 4 Januari 2021 ada sejumlah program yang sudah di saluran dari kementerian Sosial yaitu Kartu sembako/ BPNT,PKH, BST dengan Rincian
BPNT diberikan sesuai dengan data base dari kemensos senilai Rp 200 ribu / bln/KPM/ setahun. Dan di belanjakan di E warung yang di tunjuk, dengan jumlah tahun ini 85.196 KPM yang mana mengalami pengurangan, tadinya tahun 2020 sejumplah 107.207 KPM. BST Rp 300 ribu /KPM/4 bulan yang di salurkan melalui PT. POS langsung ke penerima.

Sedangkan untuk Program PKH di salurkan melalui bank (himbara) dengan target ibu hamil,anak usia dini,anak sekolah,penyandang disabilitas, dan lanjut usia dicairkan 3 bulan sekali sehingga dalam setahun 4x pencairan.

Dari penjelasan Dinsos yang mana tuban mengalami pengurangan penerima manfaat sejumplah21.881 orang maka komisi 4 menyampaikan bahwa operator harus segera mengup grade data yang invalid dari data kependudukan dan tergraduasi sesuai dengan BNBA melalui sistem informasi kesejahteraan sosial (SIKG- NG) dalam Pusdatin Kemensos.

Tentunya perlu kerjasama yang baik dengan pihak desa dalam hal ini adalah operator yang sudah di berikan pelatihan sehingga dinsos bisa melakukan perbaikan pada data melalui sistem tersebut. verifikasi vaktual yang dilakukan harua memprioritaskan masyarakat yang benar- benar tidak mampu dan belum mendapatkan bantuan apapun.

Dalam penyaluran BPNT dinas ada 20 supliyer sebagai penyedia barang untuk bansos BPNT. Maka komisi 4 menekankan, jika terdapat bahan makanan yang tidak layak konsumsi untuk di putus kontraknya. Karena ini sudah terjadi berulang-ulang sehingga tidak cukup mengganti barang saja .

Selain program BPNT kabupaten Tuban juga menerima program dari kementerian Sosial serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tuban yaitu BPNTD ada sejumlah 4.421 KPM dengan Nilai 110.000 Berupa Beras 10 kg Serta Dinas Sosial saat ini juga masih melayani SKTM daerah 369 ,SKTM Jampersal 504 dan Provinsi 21 orang.(red)