Home Minyak|Gas Jalin Sinergitas Dengan Media di Kabupaten Bojonegoro, EMCL Adakan Bincang-Bincang Media

Jalin Sinergitas Dengan Media di Kabupaten Bojonegoro, EMCL Adakan Bincang-Bincang Media

36

Reporter: Ahmad Fauzi

Mediapantura.com, Bojonegoro – Dalam upaya menjalin sinergitas antara Awak Media dengan pihak ExxonMobil Cepu Limited ( EMCL) dan SKK Migas Jabanusa. Pihak EMCL mengadakan bincang-bincang Media yang di pusatkan di Area Pendopo Yayasan Kariman-Kasminah (Mannah) yang merupakan Rumah Joglo milik Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro, Senin (19/08/2022).

Acara Bincang-bincang Media ini di hadiri oleh Kepala SKK Migas Jabanusa Nurwahidi, External Manager Affairs EMCL, Ichwan Arifin , Kominfo Jawa Timur Siti Saadah, Iradat Wirid dari Center for Digital Society UGM, dan Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) dan Puluhan awak Media yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Acara yang mengambil tema “Mewujudkan Dunia Digital Tetap Nyaman dan Aman” di pandu oleh moderator Mas Khudori dari Ademos.

Selaku tuan rumah Khudori dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pihak EMCL dan SKK Migas yang telah melaksanakan kegiatan bincang – bincang Media di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo khususnya di Pendopo Yayasan Mannah.

Khudori juga berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa lebih di Tingkatkan guna memberikan ilmu dan wawasan kepada pihak Jurnalis maupun perusahaan media khususnya di bidang industri Migas.

External Manager Affairs EMCL, Ichwan Arifin menjelaskan bahwa giat ini merupakan acara rutin yang dilakukan untuk menjalin sinergitas maupun silaturahmi dengan para jurnalis yang ada di Bojonegoro.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagai mitra awak media memiliki peran penting dalam memberikan informasi khususnya Kegiatan EMCL Serta sebagai garda terdepan dalam upaya membantu pihak pemerintah maupun Stokholder terkait dalam memerangi informasi Hoax.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala SKK Migas Jabanusa Nurwahidi bahwa media maupun wartawan itu sudah layaknya keluarga maka sinergitas harus paling utama yang di tingkatkan khususnya di Industri Migas baik yang ada di SKK Migas Jabanusa maupun di Seluruh Pemangku Kepentingan migas di Bojonegoro

“Dalam Kesempatan ini pihaknya juga meminta maaf apabila selama ini dalam merespon pertanyaan teman-teman media tidak selalu cepat di karenakan pihaknya juga menunggu data yang akurat apabila mau information kepada Teman-teman Media,” jelasnya.

Sementara itu salah satu narasumber dari bincang-bincang Media Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Menjelaskan bahwa Indonesia Sendiri Pada tahun 2020 pernah menempati urutan ke 5 Terkait dengan Penyebaran berita Hoax ini maka pihaknya mengajak seluruh media untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi informasi Hoax .

“Namun walaupun pernah menempati pada urutan Ke 5 pada tahun 2020 angka tersebut langsung Turun secara Drastis pada tahun 2021 ucap Eko Panggilan Akrabnya.

Terkait dengan maraknya Berita Hoax yang masih muncul ini juga di benarkan oleh Perwakilan Kominfo Jawa Timur yang hadir dalam acara bincang-bincang santai ini yaitu Siti Saadah menjelaskan bahwa di Jawa Timur sendiri dalam upaya memerangi Berita Hoax pihaknya juga memiliki program dengan rekan-rekan media diantaranya Workshop dengan para jurnalis maupun Pelajar/ Mahasiswa, membentuk KIM (Kelompok Informasi Masyarakat). (Red)