Home Peristiwa Dampingi Pedagang Pasar, DPRD Akan kirim Surat Ke Pemkab Bojonegoro

Dampingi Pedagang Pasar, DPRD Akan kirim Surat Ke Pemkab Bojonegoro

21

Mediapantura.com, Bojonegoro – Ribuan masa yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro (PPPKB) gelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bojonegoro untuk memperjuangkan nasibnya terkait pemindahan pedagang pasar kota Bojonegoro pada, Jum’at (14/1/2022).

Aksi unjuk rasa pedagang pasar kota Bojonegoro diawali dengan berjalan kaki dari pasar kota Bojonegoro menuju depan Pendopo Kantor Bupati Bojonegoro dengan membawa aspirasi Penolakan Pemindahan para pedagang Pasar kota dan ditemui oleh Nurul Azizah Sekretaris Daerah Bojonegoro didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Kadisdagkop UM) Sukemi.

Sugiharto perwakilan pedagang pasar dalam orasinya menyampaikan “Keadaan sudah susah melawan corona. Wahai penguasa janganlah cari permasalahan dengan rakyat. Rakyat sudah berjuang sendiri. Maka satu kata, kami semua menolak relokasi,”

Setelah penyampaian orasi dari perwakilan pedagang pasar secara langsung ditanggapi oleh Nurul Azizah Sekretaris Daerah selaku wakil dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Dalam sambutan nya menyampaikan “Nanti masukan panjenengan semua akan kami catat dan dibahas bersama Forkopimda,”

Tak puas dengan Jawaban Sekretaris Daerah Bojonegoro perwakilan pedagang pasar kota Bojonegoro yang berjumlah 10 orang bertandang ke Gedung Rakyat di DPRD Bojonegoro dan ditemui empat wakil Rakyat (DPRD Bojonegoro) diantaranya Sukur Priyanto Fraksi Demokrat yang juga Wakil Ketua 1 DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto Fraksi Golkar, Ketua Komisi B Sally Atysasmi Fraksi Gerindra, dan Lasuri Fraksi PAN.

Kurang lebih satu jam setelah melakukan penyampaian aspirasi pada DPRD Bojonegoro perwakilan pedagang pasar kota bersama 4 Perwakilan DPRD Bojonegoro menemui ribuan masa didepan Pendopo Bupati Bojonegoro dan didampingi secara langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP.Muhammad.

DPRD Bojonegoro berharap Pemkab Bojonegoro mempertimbangkan ulang serta melakukan kajian dan persiapan yang lebih matang karena itu menyangkut hajat hidup masyarakat banyak serta tidak boleh asal.

Sukur Priyanto selaku wakil dari DPRD Bojonegoro didampingi tiga anggota DPRD Bojonegoro dan Kapolres Bojonegoro menyampaikan ” Atas nama Lembaga DPRD Bojonegoro dan selaku wakil Ketua saya menyampaikan rasa keprihatinan yang luar biasa terhadap proses ini, tapi kita tidak boleh larut dalam keprihatinan”

Mengingat hari ini masyarakat khususnya pedagang juga sedang dihadapkan dengan pandemi covid yang berjalan sudah dua tahun membuat ekonomi jatuh, melalui sukur Priyanto DPRD Bojonegoro mendorong agar ekonomi masyarakat bangkit dan tumbuh agar masyarakat mampu membiayai hidupnya sendiri.

Proses persoalan yang dialami pedagang pasar kota Bojonegoro ini juga akan dikawal ketat oleh DPRD Bojonegoro khususnya Komisi B agar masyarakat tidak dirugikan dari produk kebijakan.

“Kami pastikan dalam waktu yang tidak terlalu lama lembaga DPRD Bojonegoro akan berkirim surat ke Pemkab Bojonegoro yang isinya kami akan minta kepada Pemerintah Daerah untuk menunda rencana relokasi pasar tersebut dan mudah mudahan dapat dibatalkan, serta semoga melalui surat kami Ibu Bupati dapat mendengar apa yang menjadi keluh kesah Bapak Ibu semuanya, mari kita berdoa bersama” Imbuh Sukur Priyanto Wakil Ketua 1 DPRD Bojonegoro.

Setelah ditemui Wakil Rakyat para pedagang pasar yang menggelar aksi unjuk rasa memiliki harapan dan rasa lega, selanjutnya mereka membubarkan diri dengan tertib , mematuhi protokol kesehatan dan mendapat pengawalan dari Polres Bojonegoro.(Den/Red)