Tuban, mediapantura.com – Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) MUI Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan rapat kerja (raker) pada hari Jumat s.d Sabtu, 24 s.d 25 Januari 2020, di bumi perkemahan CAI Wonosalam Jombang. Ganas Annar dibentuk oleh MUI Pusat sampai ke tingkat daerah dimaksudkan untuk mengefektifkan fungsi MUI di bidang narkoba. Selain itu, Ganas Annar akan mengambil peran lebih untuk membantu semua program anti-narkoba dari pemerintah.
Sehubungan dengan pelaksanaan raker ini, Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, KH. Abdusshomad Buchori, mengatakan bahwa kedepan Gannas Annar bisa mewujudkan semua programnya dan harus di komunikasikan dengan semua pihak terkait. Ketua MUI Jatim dua periode ini juga meminta agar Rakerwil 1 dicatat dan dilaporkan kepada MUI Jatim.
“Mohon semua di dokumentasikan serta di laporkan kepada MUI Jatim, dan mohon kepada ketua untuk menerbitkan buku kecil tentang larangan narkoba dan khamer, terkait ada pimpinan salah satu pondok yang menjual narkoba kepada santrinya, dengan alasan di Al Qur’an tidak ada dalil yang menerangkan demikian,” paparnya
Beliau juga menyampaikan pesan bahwa MUI Jawa Timur selalu memberikan dorongan dan dukungan terhadap Ganas Annar MUI Provinsi Jawa Timur untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan pemberantasan narkoba yang membumi untuk umat, khususnya untuk generasi muda. Ganas Annar MUI Provinsi Jawa Timur harus lebih kreatif dalam kegiatannya, terutama dalam kampanye anti-narkoba, seperti membuat dan menyebar stiker yang mengandung pesan yang jelas untuk mengajak masyarakat menjauhi narkoba.
“Selamat raker Ganas Annar MUI Provinsi Jawa Timur, semoga menjadi ganas yang benar benar-benar ganas dalam pemberantas narkoba,” pesannya.
Sementara itu Ketua Gannas Annar Jawa Timur, KH. Abdul Mutholib mengatakan sebelum dilantik, Organisasi sudah melakukan audiensi dengan pihak terkait diantaranya BNN Jatim dan Polda Jatim.
“Selain itu juga sudah menghadiri beberapa acara pemusnahan narkoba di Jawa Timur. Adapun sumber dana kegiatan ini didapatkan dari donatur yang tidak mengikat dan iuran anggota. Program kami membuat Gannas Annar tingkat kabupaten/kota. Semoga bisa disinergikan dengan MUI kabupaten se-Jawa Timur,” terangnya.
Pria asli Tuban ini juga menyinggung tugas Ganas Annar, selain menangani narkoba juga menangani radikalisme dan pluralisme, dan satu satunya organisasi narkoba yang bisa menembus ke pondok pesantren. Dia berharap setelahnya akan membentuk cabang di kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Sebagai informasi, acara di mulai tadi malam dengan ta’aruf antar teman dilanjutkan sidang komisi dan pleno, yang dihadiri 32 pengurus. Turut hadir dalam giat ini Kakankemenag Kabupaten Jombang, yang di wakili oleh Kasubag TU, KH. Emy Chulaimi. Di akhir acara disampaikan pengetahuan tentang narkoba oleh Sekretaris MUI Jatim, KH. Ainul Yaqin. (Af/lai)
