Gapoktan Bojonegoro dan Bulog Teken Kerja Sama Pembelian Gabah, Pemkab Dorong Tingkatkan Kualitas

MediaPantura.com | Gapoktan Bojonegoro dan Bulog Teken Kerja Sama Pembelian Gabah, Pemkab Dorong Tingkatkan Kualitas

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendampingi 29 Poktan/Gapoktan dalam menandatangani kerja sama pembelian gabah dengan Bulog, Kamis (14/9/2023) kemarin. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadir menyaksikan langsung proses kerja sama di kantor DKPP Bojonegoro. Menjaga mutu dan kualitas gabah menjadi faktor penting.

Kegiatan Gapoktan bersama Bulog ini juga dirangkai pembinaan pengelolaan alsintan (alat dan mesin pertanian) melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Selain poktan/gapoktan, hadir Pimpinan Cabang Bulog Sub Divre Bojonegoro beserta jajaran serta PD. BPR.

Bacaan Lainnya

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan, hadirnya pemerintah dalam mengawal pertanian adalah bentuk konkrit kepedulian terhadap para petani di Bojonegoro. Untuk itu, hasil pertanian perlu memenuhi mutu kualitas. Sehingga Bulog mendapatkan gabah sesuai kriteria dan petani memperoleh harga yang sesuai.

“MoU ini bagian dari kesepahaman. Jaga kualitas,” tegas Bupati Anna.

Bupati berpesan agar sistem pembayaran ke depan melalui pembayaran transfer. Selain menjaga transaksi yang aman dan uang tidak hilang, tapi juga bertujuan pembukuan yang lebih rapi.

“Ini bahagia saya separuh. Nanti jika sudah ada laporan berapa total ton terjual ke Bulog, saya lebih bahagia lagi. Bahagia sekali jika nanti Bapak/Ibu menjadi pedagang yang besar. Semoga lancar,” ucapnya diiringi tepuk tangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro Helmy Elisabeth menjelaskan, kegiatan ini sebagai komitmen Pemkab Bojonegoro untuk mempertahankan Bojonegoro sebagai penyangga bahan pangan nasional serta memperkuat sektor pertanian sebagai sumber ekonomi produktif dan strategis di Bojonegoro.

Salah satu program Bupati, ialah mengupayakan peningkatan nilai tambah komoditas pertanian utama yaitu padi melalui hilirisasi dan optimalisasi pasca panen. Dengan semakin modernnya teknologi dan upaya mengefektifkan tahapan paska panen, tahun 2022 sebanyak 20 poktan/gapoktan mendapatkan hibah bantuan combine harvester sebagai salah satu alsintan yang dibutuhkan untuk panen padi.

Tujuan utama selain meningkatkan nilai tambah, bantuan alsintan bertujuan mendorong poktan/gapoktan agar memiliki usaha ekonomi, salah satunya berupa pengelolaan alsintan melalui UPJA. Yang memungkinkan usaha tersebut menjadi usaha produktif yang berkelanjutan apabila dikelola dengan baik.

“Acara ini juga merupakan tindak lanjut rakor pada 8 Agustus di MRMP Bulog Desa Kunci. Untuk membuka peluang kerjasama untuk penyerapan gabah,” jelasnya.

Hasil pertanian ini, mendorong mewujudkan satu usaha produktif mulai hulu sampai hilirasi sektor komoditas pertanian utamanya padi. Helmy melanjutkan, kegiatan ini tidak hanya untuk yang memiliki UPJA saja, tapi juga untuk poktan/gapoktan yang belum punya untuk membentuk UPJA. Harapannya, setelah hibah alsintan berupa combine harvester, dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang bagus membuka peluang untuk membeli alsintan lainnya.

“Dengan adanya MoU ini, poktan/gapoktan menjadi mitra Bulog sehingga program bupati dalam memperhatikan petani dari hulu hingga hilir sudah terencana dengan baik,” pungkasnya.(pur/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *