Umat TITD Hok Swie Bio sepakat Tolak Serahkan Asset dan Tolak Go Kian An Sebagai Ketua

MediaPantura.com|Umat TITD Hok Swie Bio sepakat Tolak Serahkan Asset dan Tolak Go Kian An Sebagai Ketua

Mediapantura.com Bojonegoro – Terkait adanya Exsekusi Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Kelenteng Hok Swie Bio para pengurus mengundang seluruh umat melakukan rapat bersama untuk menanggapi konflik yang saat ini terjadi, Selasa (14/03/2023).

Para pengurus Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro berserta seluruh umatnya menyatakan sikap penolakan untuk menyerahkan aset dan penolakan Gandhi Koesmianto alias Go Kian An sebagai Ketua.

Rapat pengurus yang digelar di Gedung Tri Darma ini dihadiri oleh Go Siek Kian selaku Ketua Perkumpulan TITD se Indonesia, Liem Hwat Hok atau Ir. Hariyanto Prayitno, Ketua TITD Hok Swie Bio Bojonegoro, Tjan Kang Siong atau Hadi Sugiharto Wakil Ketua, Tio Hun Pa atau Dwi Prayogo Humas dan puluhan umat TITD Hok Swie Bio Bojonegoro.

Dalam konferensi pers Dwi Prayogo menyampaikan, Go Kian An bukanlah ketua yang sah. Hal tersebut dikarenakan Go Kian An tidak punya umat.

“TITD adalah badan tempat ibadah yang harus punya umat”, kata Dwi Prayogo.

Menurutnya, untuk yang kedua Liem Hwat Hok sudah mendaftarkan di Menkumham.

“Mereka punya atau tidak kita tidak tahu”, jelas Dwi Prayogo.

Dikatakan pula oleh Dwi Prayogo, untuk alasan yang ketiga adalah TITD merupakan perkumpulan yang mempunyai induk, ada komda TITD Jawa Timur juga ada perkumpulan TITD.

“Hari ini ketua TITD se Indonesia Go Siek Kian hadir menunjukkan bahwa Liem Hwat Hok adalah ketua yang sah”, tegas Dwi Prayogo.

Dwi Prayogo mengungkapkan, eksekusi yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Bojonegoro semuanya salah.

“Tiga aset yang akan dieksekusi salah, kalau asetnya salah masak bisa dieksekusi”, ungkapnya.

Selain itu juga mengungkapkan bahwa kenapa eksekusi dilaksanakan di jalan. “Tidak dalam obyek sengketa, padahal tempat terbuka,” terangnya.

Masih menurut Dwi Prayogo, dalam kesempatan itu juga menyatakan menolak memberikan aset TITD Hok Swie Bio.

“Karena umat tidak memiliki sertifikat sesuai keputusan yang harus diserahkan”, tambahnya.

Ditempat yang sama, Go Siek Kian selaku Ketua TITD Se Indonesia mengatakan, seharusnya bukan pada PN untuk menyelesaikan sengketa.

“Melainkan pada Kementerian Agama dirjen Budha”, terang Go Siek Kian

Pada kesempatan itu Go Siek Kian juga menerangkan, jika melakukan pelanggaran pada tempat ibadah akan menanggung akibatnya sendiri-sendiri.

“Seluruh TITD bilamana ada masalah hubungi komda masing-masing. Atau langsung pada Perkumpulan TITD Se Indonesia”, jelasnya.

Pada akhir acara, Go Siek Kian Ketua Perkumpulan TITD se Indonesia memberikan surat penetapan bahwa Liem Hwat Hok adalah sebagai ketua yang sah TITD Hok Swie Bio Bojonegoro. (pur/red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *