BPBD Kabupaten Tuban Masih Membutuhkan Dua Pos Bantu

Tuban, mediapantura.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban sampai saat ini masih kekurangan Pos Bantu Serta personel pemadam kebakaran (Damkar)

BPBD Pemkab Tuban saat ini memiliki 3 Pos Bantu BPBD diantaranya Pos Induk Kota,Pos Bantu Jatirogo,Pos Bantu Rengel

Hal tersebut disampaikan kepala pelaksana ( Kalaksa BPBD) Kabupaten Tuban Drs Yudi Irwanto saat memberikan keterangan pers Kepada Awak mediapantura.com di kantor BPBD ,Rabu (13/05/2020).

Menurutnya idealnya untuk mengevefekifkan kinerja saat terjadi adanya bencana kebakaran maupun melaksanakan kegiatan Evakuasi apapun biasanya yang bertugas 6 personil serta di bagi menjadi 4 shif dan saat ini di beberapa pos bantu baru bisa terisi jumlah personel per Piket ada yang 2-4 personil.

“Untuk saat ini personil BPBD Kabupaten Tuban hanya memiliki 71 personil dan ini sangat kurang apabila ada kejadian sekala besar,” ucap Kalaksa.

Untuk menyiasati kekurangan personel, lanjut kalaksa pihak memaksimalkan personil yang rumahnya dekat apabila lepas piket bisa ikut membantu melaksanakan kegiatan

Sementara terkait pos bantu pihak BPBD kabupaten Tuban Setiap tahun selalu mengusulkan baik melalui Rapat APBD maupun P APBD maupun DAK untuk bisa terealisasi.

Untuk tahun ini seharusnya ada pengusulan pos Bantu di Singgahan maupun Tambakboyo namun adanya wabah penyebaran virus covid-19 atau Corona kelihatannya untuk anggaran dua pos tersebut di realokasi untuk penanganan Covid-19 atau Corona.

Dia juga berharap di Tahun 2021 dua pos yang di usulkan bisa terealisasi dan intinya apabila ada tambahan dua pos tersebut bisa menjadi 5 pos dan itu sudah cukup membackup 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban.

“Kalau BPBD mempunyai 5 pos nantinya otomatis Setiap pos Bantu bisa membackup 4 kecamatan papar pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan protokol Kabupaten Tuban. (Red)

Pos terkait