mediapantura.com, Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) berkomitmen menangani secara serius Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dimana selama tahun 2022, telah menyalurkan 134.050 dosis vaksin PMK.
Hal ini merupakan Upaya ini untuk mendokrak imun ternak agar tidak mudah tertular. Hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Catur Rahayu kepada mediapantura.com, Kamis (2/2/2023).
“Vaksin untuk 2023 baru saja datang Selasa, (31/1/2023) sebanyak 40.000 dosis,” jelasnya
Menurutnya, langkah ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran PMK. Selain itu juga sebagai pengendalian PMK yang terintegrasi dan terstruktur agar dapat mengurangi dampak penyakit hewan di wilayah yang terinfeksi. Selain itu, juga untuk mempertahankan wilayah yang masih bebas dari PMK.
Sementara itu, berdasarkan data Disnakkan, hingga Rabu (1/2/2023), sebanyak 59 ekor ternak sudah dikonfirmasi sembuh dari 456 ekor ternak yang terlaporkan terjangkit PMK. Vaksinasi PMK ini berbasis kewilayahan (desa). Bagi peternak yang ternaknya mau divaksin dapat menghubungi petugas (Mantri Ternak) di wilayahnya masing-masing. Sebab akan dilakukan seleksi pemetaan wilayah.
Pihaknya melanjutkan, jika wilayah/desa tersebut terkategori oleh petugas sebagai zona hijau, maka vaksinasi bisa segera dilaksanakan. (rico/red)
