Untuk Menumbuhkan Semangat Nasionalisme dan Kebangsaan, Kapolsek Kalitidu Adakan Diagram Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Desa Leran

Reporter : Rico Akbar

Mediapantura.com, Bojonegoro – Bertempat di Dusun Kalipang Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro telah dilaksanakan kegiatan Dialog Bersama Masyarakat (Diagram) oleh Kapolsek Kalitidu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Harjo SH dalam rangka Menumbuhkan Semangat Nasionalisme dan Kebangsaan dengan Tokoh Masyarakat dan Elemen Masyarakat, pada Kamis (22/9/2022) siang.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Camat Kalitidu, Ir Agus Haryana Panca Putra M.Si, Danramil Kalitidu, Kapten Lugiantoro , Manager Public and Government Affair (PGA) EMCL, Ichwan Arifin, Kades Leran, Muttabiin berserta perangkat desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Ketua RT / RW setempat.

Kapolsek Kalitidu, AKP Harjo SH dalam paparannya menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk menjembatani warga masyarakat untuk menyampaikan aspirasi atau permasalahan yang ada di desa itu untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Selain itu menerima pendapat dari masyarakat terkait permasalahan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas sehingga tidak sampai terjadi suatu tindak pidana maupun pelanggaran masyarakat.

“Setiap ada kegiatan masyarakat wajib untuk menyampaikan pemberitahuan ke Polsek dengan rekomendasi dari Pemerintahan Desa dengan tembusan kepada Forkopimca. Serta melaksanakan koordinasi dengan Tiga Pilar Desa setiap ada permasalahan yang terjadi di desa binaan,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu Kapolsek Kalitidu juga menyampaikan memberikan arahan atau himbau kepada masyarakat diantaranya upaya dalam mewujudkan Harkamtibmas, menyerap segala bentuk permasalahan Keamanan dan Keteriban Masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi di desa dan sekaligus melaksanakan diskusi untuk mendapatkan solusi dan penanganan permasalahan yang terjadi.

“Dengan telah selesainya pembangunan pengaspalan jalan Peningkatan Akses Jalan menuju Sumur Minyak Lapangan Kedungkeris oleh EMCL kepada Pemerintah Desa Leran, maka mari kita jaga bersama ciptakan situasi yang aman kondusif untuk mendukung program-program pemerintah dan dengan adanya jalan aspal yang sudah bagus ini harus bisa menjaga bersama jangan sampai digunakan untuk balapan liar,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga berpesan dengan adanya pelarangan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik, maka program EMCL terkait pengendalian hama tikus telah bekerjasama dengan Pemdes Leran dengan melakukan program pengendalian hama tikus dengan Burung Hantu dengan membuat Rumah Burung Hantu (RBH) yaitu para petani mencoba pengendalian hama tikus dengan Rumah Burung Hantu (RBH).

“Menghimbau kepada masyarakat saat memarkir sepeda motor jangan gegabah dengan meninggalkan kunci kontak motor masih menempel (terutama di persawahan) sehingga rawan terjadi curanmor (karena kejahatan terjadi bukan hanya ada niat pelaku, tapi juga bisa terjadi bila ada kesempatan),” pungkasnya. (Red)

Pos terkait