Mediapantura.com, Bojonegoro – Pagelaran pentas seni religi pada malam bulan purnama bertema Full Moon “Sinau Bareng Cak nun” mendapat support penuh pemerintah. Beberapanya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan siap menjaga kelancaran acara.
Mulai dari parkir gratis kendaraan plat S Bononegoro, hingga kebersihan lingkungan baik sebelum dan sesudah acara.
Konsep penyajian, Sabtu (10/9/2022) di Alun-Alun Bojonegoro ini agar Cak Nun dan ma’iyah tidak ada jarak dan semua lapisan masyarakat bisa hadir untuk melihat dan sinau bareng Cak Nun.
Kepala Dinas Perhubungan Andik Sudjarwo mengatakan, dukungan Dishub dalam hal ini menyiapkan 70 personil demi kelancaran acara. Sementara untuk pengaturan parkir ada di beberapa titik.
Di antaranya pengaturan parkir di Jl. Panglima Sudirman, Jl Mastrip, Jl. Diponegoro, Jl. Teuku Umar, Jl. AKBPM Suroko dan ruas jalan lain seputar kota.
Selain itu, juga ada pengaturan lalu lintas di simpang unruk mengurai kepadatan. Andik menginformasikan, untuk kendaraan plat S (Bojonegoro) parkir gratis. Sementara untuk kendaraan luar Bojonegoro tetap mengikuti tarif parkir sesuai ketentuan.
“Masyarakat yang hanya melintas di seputaran kota dapat menghindari ruas jalan yang disebutkan tadi guna mengurangi kepadatan. Selain itu, kami mengimbau untuk mengamankan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terparkir dengan kunci ganda,” imbaunya.
Pihaknya juga mengingatkan agar menghindari meninggalkan barang berharga di alam kendaraan yang terparkir.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Hanafi menegaskan kesiapan DLH untuk mendukung acara. Pihaknya menerjunkan 52 personil kebersihan.
“Yang pasti DLH siap terkait kebersihan baik sebelum acara maupun setelah acara. Insyaallah begitu selesai langsung bersih,” ujarnya.
DLH, lanjut Hanafi juga menyiapkan troli tempat sampah di seputar lapangan alun-alun. Pihaknya mengimbau pada masyarakat supaya menjaga kebersihan dan memanfaatkan tempat sampah yang ada.

Sementara itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menyiapkan Tim Protokol Kesehatan dan Tim Pelayanan Kesehatan sejumlah 60 personel. Hal itu di ungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum.
Menurutnya, Tim Protokol Kesehatan ditempatkan pada 5 (lima) titik dengan dilengkapi sarana cuci tangan atau hand sanitizer, pengukur suhu, dan barcode aplikasi Peduli Lindungi. Selain itu juga ada pembagian masker untuk masyarakat yang hadir.
“Upaya tersebut untuk mendukung protokol kesehatan agar dapat diterapkan pada acara Fullmoon Sinau Bareng Cak Nun,” jelasnya.
Sedangkan Tim Pelayanan Kesehatan ditempatkan pada 4 (empat) titik. Tim tersebut bertugas memberikan pertolongan pertama jika terjadi kasus kegawatdaruratan medis seperti kejadian pingsan, serangan jantung dan kegawatdaruratan lain yang mungkin terjadi.
“Satu titik di sebelah Selatan alun-alun merupakan pos kesehatan Mini IGD yang didukung sarana kesehatan kegawatdaruratan, ambulance dan Tim Medis,” jelas Ani.
Tiga titik lain, lanjutnya juga merupakan sarana ambulance yang dilengkapi sarana gawat darurat medis dan Tim Medis termasuk satu ambulance VIP yang ditempatkan di sebelah Selatan panggung utama.
Selain itu juga ditempatkan 6 (enam) Tim Evakuasi Medis yang ditempatkan di area tengah alun-alun Bojonegoro. Kegiatan ini melibatkan Tim Dinas Kesehatan, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, 4 Puskesmas dan petugas Public Safety Center (PSC) 119 Dinkes Bojonegoro. (Rico/Red)