Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama MAN 1 Bojonegoro, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Jatim

Reporter : Dwi Purwanto

mediapantura.com, Bojonegoro – Peletakan batu pertama pembangunan Asrama di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Rabu (27/07/2022).

Hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Asrama MAN 1 Bojonegoro, Kepala Sub Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kabid Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Jawa Timur, Kepala Kemenag Kabupaten Bojonegoro beserta jajaran Kasi Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro.

“Kita datang beserta jajaran dari Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama MAN 1 Bojonegoro”, tutur Kepala Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Husnul Marom.

Husnul Marom mengatakan, pembangunan Asrama MAN 1 Bojonegoro ini bersumber dari Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Sehingga dalam pelaksanaan harus penuh kehati-hatian dalam membelanjakan anggarannya.

“Proses pembangunan ini melibatkan konsultan perencana, konsultan pengawas, kontraktor pelaksana, Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak penerima proyek pembangunan serta Komite Madrasah”, terang Husnul Marom.

Menurutnya, jangan sampai proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) setelah selesai dikerjakan dikemudian hari menimbulkan suatu masalah. Hal tersebut dikarenakan proyek ini banyak pengawasan yang terlibat.

Ditempat yang sama Kepala Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Munir menjelaskan, di Kabupaten Bojonegoro ada dua Madrasah yang mendapatkan proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran SBSN. Kedua Madrasah itu adalah MAN 1 Bojonegoro dan MAN 4 Bojonegoro.

“Sekali lagi saya tekankan sesuai arahan dari Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Jangan sampai mengurangi spesifikasi yang telah ditentukan”, tegas Munir.

Sementara itu, Syaifuddin Julianto mengungkapkan bahwa dalam proses pembangunan Asrama MAN 1 Bojonegoro kita melibatkan berbagai pihak mulai dari konsultan pengawas, konsultan perencana dan kontraktor pelaksana.

“Selain membangun Asrama yang bersumber dari Anggaran SBSN, Komite MAN 1 Bojonegoro tahun ini juga membangun Masjid dilingkungan Madrasah yang diberi nama At Tauhid”, tutup Kepala MAN 1 Bojonegoro. (Pur/Red)

Pos terkait