Untuk Dongkrak Kuliner Penyangga Wisata, Disbudpar Gelar Workshop dan Gelar Produk Ekraf

MediaPantura.com | Untuk Dongkrak Kuliner Penyangga Wisata, Disbudpar Gelar Workshop dan Gelar Produk Ekraf

mediapantura.com , Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) menyelenggarakan Workshop dan Gelar Produk Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Kuliner Penyangga Destinasi Wisata.

Kegiatan bertema “Eksistensi Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Kuliner untuk Menunjang Destinasi Wisata dalam Bingkai Kearifan Lokal” tersebut digelar Senin (27/07/2022) kemarin di Gedung Serba Guna Jl. KH. Mansyur No. 9, Ledok Wetan, Bojonegoro.

Bacaan Lainnya

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah dalam sambutanya menyampaikan bahwa antara pariwisata yang ada di desa dengan kuliner adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan.

“Sebagai pelaku usaha kuliner maka harus bisa kreatif menciptakan sajian kuliner dengan rasa dan penyajian yang berbeda/unik,” jelasnya

Menurutnya wilayah Bojonegoro dengan jumlah penduduk yang besar menjadi pasar yang potensial. Bagaimana pasar itu bisa dikelola sehingga bisa menjadi daya tarik wisata kuliner yang diimbangi dengan wisata-wisata yang lain.

“Saya berharap dengan motivasi dan materi dari para narasumber pada workshop hari ini bisa menumbuhkembangkan dan membuat semangat para pelaku usaha yang berada di basis-basis desa,” ungkapnya.

 

Sementara itu Kepala Disbudpar Bojonegoro, Budiyanto menyampaikan kegiatan ini di harapkan mampu dikembangkan di masing-masing destinasi wisata yang ada di Kab. Bojonegoro dan selanjutnya akan dilakukan pembinaan penyempurnaan produk oleh narasumber.

“Maksud kegiatan adalah sebagai wadah untuk menambah wawasan dan membangun jaringan kemitraan antara peserta dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif sub sektor kuliner dalam bingkai kearifan lokal,” ujarnya.

Ditambahkan, tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut pertama, membangun kreatifitas pelaku sub sektor kuliner agar mampu membuat berbagai inovasi kuliner yang higienis, sehat, aman dan berbeda dari kuliner pada umumnya. Kedua, membangun konsep pemasaran berbasis kemitraan dan digital bagi pelaku kuliner dalam mendongkrak kuliner lokal untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kab. Bojonegoro.

“Ketiga, membentuk mental enterpreneur bagi pelaku kuliner dalam meningkatkan perekonomiannya guna menunjang promosi wisata dan ekonomi kreatif di Bojonegoro,” pungkasnya.

Kegiatan dibuka secara daring oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, perwakilan OPD, Ketua Asosiasi Desa Wisata Bojonegoro, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Bojonegoro, 30 orang Kepala Desa, 30 orang ketua Pokdarwis, dan 30 peserta dari pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro.

Hadir pula narasumber, Fatkur Rozi, SKM, M.Kes (Dinkes Bojonegoro), Ismail Fahmi (Ketua Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya Jawa Timur), Arif Efendi (Wakil Ketua KADIN DI Yogjakarta bidang Pariwisata), dan Mujimin, S.Sos (pengelola kuliner, restoran dan destinasi wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman). (Rico/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *