Pemkab Akan Gelontorkan Rp 1 Triliun/Tahun Dari Dana Abadi Untuk Pendidikan Di Bojonegoro

Mediapantura.com, Bojonegoro – Pendidikan merupakan kunci utama bagi suatu negara untuk unggul dalam persaingan global. Pendidikan dianggap sebagai bidang yang paling strategis untuk mewujudukan kesejahteraan nasional.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan mengoptimalkan dunia pendidikan melalui dana abadi. Hal itu di sampaikan oleh Bupati Bojonegoro Ana Muawanah dalam rapat paripurna yang di gelar di ruang utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Rabu (13/07/2022) malam yang di hadiri oleh perwakilan semua fraksi.

Dana abadi tersebut akan dibentuk secara bertahap selama tiga tahun anggaran. Sedangkan rencana penempatan dana abadi yang dicanangkan adalah Rp 3 triliun untuk tiga tahun dari 2022 hingga 2024 atau Rp 1 triliun per tahunnya.

“Melalui dana abadi pendidikan berkelanjutan akan terbentuk, Kabupaten Bojonegoro dapat menciptakan keadilan antar generasi melalui penjaminan akses pendidikan,” jelasnya.

Disampaikan, jika dna abadi pendidikan tersebut memiliki beberapa sumber, antara lain pendapatan DBH Migas, pendapatan investasi dan juga sumber lain yang sah.

“Namun Penempatan Dana Abadi akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” tegas Bupati.

Dalam perencanaan dana abadi pendidikan berkelanjutan ini, telah memiliki payung hukum, dengan dasar hukum Undang undang Nomor 1Tahun 2022 tentang hubungan keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Tujuan pembentukan dana abadi pendidikan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan generasi berikutnya,” papar Bupati.

Pengelolaan dana abadi pendidikan akan dilakukan oleh Bendahara Umum daerah untuk mendapatkan pendapatan dan selanjutnya dikembangkan dengan investasi dengan risiko paling rendah.

“Dapat berupa investasi jangka panjang maupun jangka pendek, dan penggunaan hasil pengembangan dana abadi dilakukan pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Ditambahkan setiap warga Bojonegoro yang memenuhi syarat bisa menerima manfaat dana abadi tersebut. Sebab kebanyakan masyarakat terkendala biaya untuk kuliah, maka pihaknya punya beasiswa untuk kuliah S1, S2, atau S3. Sedangkan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA sudah di alokasikan melalui dana BOS. (rico/red)

Pos terkait