mediapantura.com., Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Alas Institute melaksanakan rangkaian agenda Sosialisasi Program Pembangunan Infrastruktur Publik Tahun 2022 di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu dan Desa Cancung Kecamatan Bubulan, Jum’at (8/07/2022).
Dalam pemaparannya, Achmad Danial Abidin, Manajer Program Alas Institute, menyampaikan bahwa Program ini secara teknis fokus pada Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dimana dalam pelaksanaan pembangunannya akan memprioritaskan pelibatan aktif dari masyarakat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pelaporan hasil pembangunan.
Perwakilan dari EMCL, Marshya C. Ariej selaku Penanggungjawab Program menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) ExxonMobil Cepu Limited yang selaras dengan Program Pemkab Bojonegoro dalam hal pemenuhan infrastruktur publik yang dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kami berterimakasih kepada Pemerintah Desa dan segenap pihak yang telah menerima program ini dengan tangan terbuka, semoga dalam pelaksanaannya sesuai dengan harapan Pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Pujiono Kades Cancung Kecamatan Bubulan dalam sambutannya mengatakan dirinya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan EMCL dan Alas Institute melalui Program pembangunan JUT.
“Semoga EMCL kedepannya dapat terus mendukung upaya pemberdayaan masyarakat, sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan,” ungkap Pujiono.
Hal senada juga disampaikan Kades Ngringinrejo Endang Sri Wigiati di hadapan peserta sosialisasi, akhirnya pembangunan TPS di Desa Ngringinrejo akan segera terwujud melalui program dari EMCL ini, mengingat Desa Ngringinrejo memiliki potensi agrowisata kebun belimbing sehingga dengan dibangunnya TPS di desa masyarakat akan betul-betul dapat merasakan manfaatnya.
Camat Kalitidu, Ir. Agus Hariana Panca Putra yang turut hadir pada acara sosialisasi ini menuturkan bahwa dibutuhkan kerja keras dan gotong royong seluruh pihak agar hasil pembangunan sesuai dengan harapan dari Pemerintah dan EMCL.
“Lembaga mitra harus melakukan pendampingan secara maksimal membantu Pemerintah Desa dan Tim Pelaksana Program memastikan kualitas hasil pembangunan,” ujar Agus.
Sebelumnya juga telah dilaksanakan agenda serupa di Desa Punggur dan Desa Ngrejeng Kecamatan Purwosari, Rabu (6/07/2022) bertempat di Balai Desa masing-masing. (Pur/Red)
