Makam Salah Satu Pendiri IPSI Dari Setia Hati Madiun Di Bojonegoro

Mediapantura.com, Bojonegoro – Ada banyak makam para tokoh di Kabupaten Bojonegoro yang salah satunya makam pendiri Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dari aliran pencak silat Setia Hati Madiun.

Tercatat di Wikipedia ada 16 tokoh pencak silat dari berbagai penjuru tanah air yang ikut serta mendeklarasikan organisasi olahraga pencak silat di Indonesia tersebut pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta dengan ketua umum pertamanya Kangjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Wongsonegoro mantan Gubernur Jawa Tengah dan juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dari ke enam belas pendekar pendiri IPSI tercatat nama Raden Mas Rachmad Soeronegoro dari Setia Hati Madiun salah seorang tokoh Setia Hati murid langsung dari Ki Ngabehi Soerodiwirdjo yang kini makamnya ada di Kabupaten Bojonegoro.

Makam Raden Mas Rachmad Soeronegoro sendiri berada di komplek pemakaman keluarga besar Raden Adipati Aryo Kusumoadinegoro atau biasa disebut Kanjeng Sumantri mantan Bupati Bojonegoro dikelurahan Mojokampung Bojonegoro.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota dari Panti Setia Hati Madiun saat dihubungi mediapantura.com melalui pesan singkat watshapp namun enggan dipublikasikan namanya, Rabu (18/05/2022).

“Raden Mas Rachmad Soeronegoro benar makamnya diBojonegoro, beliau dimakamkan satu lokasi dengan saudaranya Raden Mas Soemakto Mangunbisomo yang juga juru kecer di Panti Setia Hati,”ungkapnya.

Selain itu juga dijelaskan terkait kiprah Raden Mas Rachmad Soeronegoro salah satu pendiri IPSI yang dideklarasikan di Surakarta Jawa Tengah.

“Kiprah Raden Mas Rachmad ini untuk dunia pencak silat sangat besar karena beliau waktu itu juga ikut serta dalam pendirian IPSI di Indonesia mewakili aliran Pencak Silat Setia Hati,”imbuhnya.

Dari pemikiran dan perjuangan Raden Mas Rachmad Soeronegoro yang dalam waktu itu ikut serta memperjuangkan IPSI kini sudah semakin besar dan banyak mencetak atlet atlet handal didunia pencat silat untuk Indonesia.

Tentunya keberadaan makam dari pendiri IPSI yang juga tokoh di Panti Setia Hati Madiun ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bojonegoro serta para penganut aliran pencak silat Setia Hati pada khususnya.(Den/Red)

Pos terkait