Mediapantura.com, Bojonegoro – Program kampung Pancasila dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurrachman yang dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro telah usai digelar dengan Juara 1 Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kamis, (12/05/2022).
Usai menerima penghargaan dan trophy juara 1 kampung Pancasila Tukin Kepala Desa (Kades) Ngraseh berkomitmen akan mengembalikan jati diri bangsa Indonesia melalui program pembinaan Idiologi Pancasila di Desa Ngraseh.
Komitmen itu disampaikan Tukin Kades Ngraseh saat ditemui awak media selepas acara Komsos yang digelar Kodim 0813 Bojonegoro dirangkai dengan penerimaan penghargaan kampung Pancasila untuk 28 Desa Se Kabupaten Bojonegoro serta penyerahan trophy serta piagam pemenang kampung Pancasila dari 3 Desa di Bojonegoro.
“Alhamdulillah Desa Ngraseh masuk nominasi atau juara 1 kampung Pancasila, tentunya penghargaan dan predikat juara ini saya dedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Desa Ngraseh,”ungkap Tukin.
Selanjutnya Kades Ngraseh juga berkomitmen untuk terus mengembalikan jati diri bangsa Indonesia melalui program program pendidikan jati diri bangsa Indonesia yang bernafas Pancasila.
“Jati diri bangsa Indonesia kita ini banyak tergerus banyaknya budaya dan faham faham intoleran yang berkembang, Sehingga kami melalui Pemerintah Desa Ngraseh akan bergandeng tangan bersama instansi terkait seperti Kodim, Bakesbangpol untuk menyelenggarakan pendidikan jati diri bangsa Indonesia di desa kami ini,”ucapnya.
Melalui gerakan pendidikan jati diri bangsa Indonesia yang akan dicanangkan Pemerintah Desa Ngraseh Tukin Kades Ngraseh ini berharap akan menjadi solusi penyelesaian permasalahan degradasi moral yang berkembang dikalangan anak muda, Sehingga kedepan warga desa Ngraseh akan kembali pada Jati diri bangsa Indonesia dengan terus berpegang dan mengamalkan Pancasila.
“Harapan kami melalui adanya program pembinaan Idiologi Pancasila dengan pendidikan jati diri bangsa Indonesia di desa Ngraseh dapat menggerakkan masyarakat kami untuk kembali pada Jati diri bangsa Indonesia dengan berpegang dan mengamalkan Pancasila,”tutup kades Ngraseh.(Den/Red)
