Bangun Sinergitas, BPIP RI Kunjungi Markas Koarmada II Wilayah Timur

Mediapantura.com, Surabaya – Dalam rangka membangun Sinergitas dibidang pendidikan Hukum yang bernafaskan Pancasila dilingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Matra Angkatan Laut (AL) khususnya dilingkungan Komando Armada II (Koarmada II) Badan Pembinaan Idiologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) melalui Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi kunjungi Markas Koarmada II di Surabaya, Rabu (20/4/2022).

Dalam kunjungannya BPIP RI dipimpin secara langsung oleh Kemas Akhmad Tajuddin Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi serta didampingi Raden Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi dan secara langsung diterima oleh Laksamana Pertama Rachmad Jayadi Selaku Kepala Staf Koarmada II, Laksamana Pertama Bambang Supriyanto Irkoarmada II, Kolonel Laut (P) M Bayu P Kadispotmar Koarmada II.

Pada kesempatan kunjungan Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP RI Kemas Akhmad Tajuddin banyak menjelaskan terkait program BPIP RI yang dapat dikolaborasikan bersama antara TNI AL khususnya Koarmada II wilayah timur dalam penyelenggaraan pendidikan Hukum yang bernafaskan Pancasila.

“Dengan kunjungan kami kali ini kami berharap akan terciptanya kolaborasi antara BPIP RI dan Koarmada II, Khususnya dalam pembinaan Pancasila dijajaran TNI AL dalam hal ini Koarmada II dan generasi muda kita,”ungkap Kemas sapaan akrab Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP RI.

Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama Rachmad Jayadi menyambut baik Kunjungan dari BPIP RI serta juga menjelaskan beberapa program pembinaan Kebangsaan yang sudah dilakukan oleh TNI AL melalui Koarmada II wilayah timur disurabaya salah satunya pada hari ini juga bertepatan dengan dilaksanakannya program pembinaan generasi muda Pelayaran untuk anggota Saka Bahari yang menjadi salah satu binaan Koarmada II wilayah timur Surabaya.

“Kami sampaikan terimakasih atas kunjungan BPIP RI di Koarmada II, Pada dasarnya kami siap bersinergi dengan BPIP RI dan menyambut baik,”ucapnya.

Kegiatan kunjungan Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP RI dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan materi yang dalam hal ini disampaikan secara langsung oleh Raden Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi BPIP RI.

Dalam paparannya Johan sapaan akrab salah satu Direktur dibawah Deputi Bidang Hukum itu menjelaskan bahwa pembinaan Idiologi Pancasila wajib dilakukan oleh jaringan panca Mandala atau Pentahelic terkhusus TNI AL melalui Koarmada II mengingat bahwa banyaknya ASN kita yang tidak hafal Pancasila selain itu juga adanya data bahwa dari unsur TNI – Polri terpapar faham radikalisme.

“Akar permasalahan degradasi moral dan radikalisme dikalangan millenial terutama dilingkungan ASN dan TNI – Polri karena kurangnya pendidikan Pancasila dikalangan kita dan masyarakat,”ungkap Johan.

Mengingat sejarah dan fakta bahwa Indonesia wilayahnya banyak didominasi dari wilayah Kemaritiman maka dengan menggandeng TNI AL dalam hal ini Koarmada II wilayah timur sangat efisien sebagai langkah awal gerakan masif membumikan Pancasila kembali dikalangan masyarakat Indonesia.

“Mengingat Indonesia sebagian besar (2/3 wilayah NKRI) adalah wilayah bahari maka dengan ini bisa menjadi awal mengembalikan kejayaan NKRI melalui kecintaan masyarakat pada bahari,”imbuh Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi BPIP RI tersebut.

Paparan dari Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi BPIP RI inj mendapat respon baik dari jajaran pejabat TNI AL dilingkungan Koarmada II selain memberikan banyak usulan serta masukkan positif juga dijelaskan banyak program yang telah diinisiasi TNI AL dalam hal pembinaan wawasan Idiologi Kebangsaan salah satunya Pelayaran Nusantara yang banyak melibatkan generasi muda Indonesia.

Selanjutnya dari hasil kunjungan kerja BPIP RI dengan petinggi Koarmada II wilayah timur ini akan ditindaklanjuti dengan MoU dan dari pihak BPIP RI akan berkirim surat ke Panglima TNI khususnya Kepala Staf TNI Angkatan Laut Republik Indonesia.(Den/Red)

Pos terkait