Mediapantura.com, Bojonegoro – Tradisi nyekar (ziarah kubur tabur bunga) Yang sudah menjadi budaya masyarakat Bojonegoro khususnya meningkatkan banyak pembeli hingga berpengaruh pada kenaikan harga bunga Sekar.
Dari yang semula 1 bungkus Rp.3000 kini menjadi Rp.5000 ada kenaikan dua ribu rupiah, Hal itu dipengaruhi dengan adanya tingginya permintaan bunga untuk nyekar tersebut.
Dari hasil pantauan mediapantura.com dengan mewawancarai salah satu pedagang yang enggan disebut namanya menyampaikan terkait adanya kenaikan harga bunga tersebut, Kamis (31/3/2022).
“Sekarang harganya naik, dulu sepuluh ribu dapat tiga sekarang se bungkus cuma lima ribu ya naik sekitar dua ribu”ucapnya.
Namun kenaikan harga bunga sekar tersebut juga bersama dengan meningkatnya permintaan dari para pembeli bunga Sekar untuk ziarah ke makam dari yang biasanya.
Selain itu momen tahunan tradisi nyekar ini juga membuat banyak pedagang bunga Sekar baru yang ikut serta berjualan dikawasan Jl.Imam Bonjol Kota Bojonegoro, Membuat para pedagang bunga Sekar semakin bersaing menjajakan dagangannya tersebut.
“Mendekati bulan puasa sekarang banyak pedagang baru, biasannya kami disini cuma berempat sampai lima sekarang yang jualan disini puluhan belum disekitar Jl.AKBP.M.Soeroko”tutup pedagang bunga dikawasan Jalan Imam Bonjol.
Pada momen menjelang puasa ini para pedagang juga banyak meraup untung dari penjualan Bunga Sekar meski persaingan dalam memasarkan bunga Sekar juga besar dengan adanya banyaknya penjual bunga Sekar musiman(Den/Red)
