Sidak Komisi C DPRD Bojonegoro, Proyek Rp.60 Miliar Mutu Bangunannya Sangat Jelek

Mediapantura.com, Bojonegoro – Hasil Inspeksi mendadak (Sidak) Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro di lokasi Pembangunan Masjid yang rencananya untuk menambah destinasi wisata religi Kabupaten Bojonegoro ini membawa kekecewaan Anggota DPRD Bojonegoro.

Pembangunan Masjid wisata religi yang terletak diDesa Sumberrejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro mengundang banyak kekecewaan Wakil Rakyat yang bertandang pada lokasi pembangunan.

Proyek yang direncanakan menelan biaya fantastis dengan total nilai Rp.60 Miliar ini dalam tahap awal pengerjaan bangunannya jauh dari kata layak alias mutu bangunannya sangat jelek.

Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Komisi C DPRD Bojonegoro pada tanggal 22 Februari 2022, yang didampingi oleh pihak Kecamatan Margomulyo dan komisi C mendapati adanya pembangunan struktur masjid yang kurang bagus.

Ahmad Supriyanto Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro saat ditemui awak media pada Rabu,(2/3/2022) menyampaikan “Saat kami melakukan sidak di lokasi pembangunan masjid yang juga akan digunakan sebagai masjid wisata religi ini mutu bangunannya sangat jelek untuk strukturnya,”

Disampaikan juga oleh sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro ini bahwa Masjid ini dibangun selain untuk tempat Ibadah bagi umat Muslim juga sebagai sarana wisata religi bagi warga yang melintas di jalur antara Bojonegoro menuju Ngawi apabila ingin melaksanakan Ibadah Shalat saat perjalanan.

Adapun anggaran tahap pertama yang sudah dikerjakan pembangunannya dengan biaya dari dana APBD Kabupaten Bojonegoro senilai Rp22 Miliar kondisi bangunan ya sangat disayangkan oleh Komisi C karena kurang bagus dan sangat jelek, hal ini tentu dianggap harus ada pembenahan lebih baik lagi.

“Anggaran Rp22 Miliar ini hanya untuk pembangunan strukturnya saja,” Jelas Mas Pri sapaan akrab Politisi muda dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Sedangkan untuk proses pembangunan tahap dua menelan anggaran sebesar Rp42 miliar dari APBD Bojonegoro. Dan saat ini untuk pembangunan masjid tersebut masih dalam proses.

Selain itu Natasha Devianti Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro juga menyampaikan hal yang sama dengan apa yang disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp bahwa kualitas bangunan dengan anggaran begitu besar namun kualitas bangunan nya tidak bagus.

“Menurut saya pembangunan masjid untuk wisata religi dengan anggaran begitu besar ini kualitas bangunan nya tidak bagus” ungkap Natasha Politisi PDIP Bojonegoro itu.

Selain pada kualitas bangunan yang tidak bagus perencanaan serta analisa pembangunan Destinasi wisata religi Masjid di Kecamatan Margomulyo itu juga sudah tidak seperti tujuan awalnya, Dalam keterangan pesan singkat melalui WhatsApp Natasha Devianti juga menambahkan

” Dan dulu tujuan di bangun wisata religi di situ salah satunya adalah untuk rest area bagi para wisatawan, Namun dengan adanya rencana pembangunan tol ngawi – tuban ternyata jalan di wisata religi itu tidak di lewati exit tol, Jadi kemungkinan nanti jarang para wisatawan yang lewat di jalur margomulyo” Imbuh Natasha

Selain rombongan dari Komisi C DPRD Bojonegoro dan pihak Kecamatan Margomulyo juga hadir dari Dinas Pariwisata dengan tujuan untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan dan proses pembangunan masjid tersebut.(Den/Red)

Pos terkait